NEWS TNG– Siapa sangka, budidaya ikan lele bisa jadi jalan tol menuju kesejahteraan dan bikin bangga? Ini bukan cuma mimpi, lho! PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten berhasil membuktikannya lewat program kece mereka, "Desa Berdaya Budidaya Ikan Lele."
Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang digagas PLN UID Banten ini memang bukan kaleng-kaleng. Buktinya, warga desa di Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, kini bisa merasakan langsung hasil nyata dari usaha budidaya lele yang mereka jalankan.
Gak cuma itu, keberhasilan program ini juga mengantarkan PLN UID Banten meraih penghargaan bergengsi. Mereka sukses membawa pulang Silver Award dengan skor 82,75 dalam ajang Corporate Social Responsibility (CSR) dan Pengembangan Desa Berkelanjutan Awards 2025.
Acara bergengsi ini diselenggarakan oleh Indonesian Social Sustainability Forum (ISSF) bersama Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) RI. Ini jadi bukti kalau program PLN ini punya dampak nyata dan diakui secara nasional.
Lele Bukan Sekadar Ikan, Tapi Sumber Cuan Baru
Program Desa Berdaya Budidaya Ikan Lele ini fokus pada pemberdayaan masyarakat desa. Warga diajari dari nol tentang cara beternak lele yang baik dan benar, mulai dari pemilihan bibit, pakan, hingga panen.
Ini bukan cuma sekadar pelatihan, tapi juga membuka mata masyarakat terhadap potensi ekonomi lokal yang selama ini mungkin terlewatkan. Lele, yang dikenal mudah dibudidayakan dan punya nilai jual tinggi, jadi pilihan tepat untuk program ini.
Agus Setiawan, Ketua Gabungan Usaha Catfish Tangerang (Gucang Farm), ikut angkat bicara soal dampak positif program ini. Menurutnya, masyarakat gak cuma dapat skill beternak, tapi juga langsung terbuka kesempatan usaha baru yang bikin pemasukan keluarga makin tebal.
"Program ini benar-benar bermanfaat, mulai dari tambahan penghasilan hingga terbukanya peluang usaha baru bagi masyarakat desa," ujarnya dengan antusias. Ini menunjukkan bahwa program PLN ini bukan cuma teori, tapi langsung action dan impact.
Bayangkan saja, dari kolam-kolam kecil di pekarangan rumah, kini warga bisa menghasilkan lele berkualitas yang siap dipasarkan. Ini tentu saja jadi angin segar di tengah tantangan ekonomi, memberikan harapan baru bagi banyak keluarga di Tigaraksa.
Penghargaan Bukan Akhir, Tapi Awal Semangat Baru
General Manager PLN UID Banten, Mohammad Joharifin, gak bisa menyembunyikan rasa bangganya atas penghargaan ini. Tapi baginya, Silver Award ini bukan cuma sekadar piala atau sertifikat, melainkan pemicu semangat untuk terus berinovasi.
"Kami ingin program yang dijalankan dapat memberi manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendorong kemandirian dan daya saing desa," jelas Joharifin. Visinya jelas: program PLN harus sustainable dan bikin desa makin mandiri.
Penghargaan ini juga jadi pengingat bahwa upaya PLN dalam menjalankan TJSL sudah berada di jalur yang benar. Ini membuktikan bahwa komitmen mereka terhadap pembangunan berkelanjutan bukan cuma janji manis, tapi sudah terwujud dalam aksi nyata.
Sinergi Kunci Sukses: Bareng-Bareng Pasti Bisa!
Joharifin juga menekankan satu hal penting: keberhasilan program TJSL ini bukan kerja keras PLN sendirian. Menurutnya, ini adalah hasil kolaborasi apik dari banyak pihak, mulai dari pemerintah daerah, komunitas lokal, sampai para pelaku usaha.
"Sinergi dengan pemerintah daerah, komunitas, dan para pelaku usaha menjadi kunci dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan," tukasnya. Ini menunjukkan bahwa semangat gotong royong dan kolaborasi itu penting banget buat mencapai tujuan besar.
Tanpa dukungan dari pemerintah daerah yang memfasilitasi, komunitas yang aktif berpartisipasi, dan pelaku usaha yang siap menampung hasil panen, program ini mungkin gak akan semulus ini. Jadi, ini adalah kemenangan bersama!
Dengan dukungan semua pihak, PLN yakin bisa terus berkontribusi menghadirkan layanan dan program yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Ini bukan cuma soal listrik, tapi juga soal membangun masa depan yang lebih cerah.
Mengejar SDGs Lewat Budidaya Lele
Keberhasilan program budidaya lele di Tigaraksa ini juga sejalan dengan komitmen PLN UID Banten terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Terutama dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat desa, penguatan ekonomi lokal, serta pembangunan berkelanjutan.
Program ini secara langsung berkontribusi pada beberapa poin SDGs, seperti:
- SDG 1: Tanpa Kemiskinan: Dengan membuka peluang usaha dan menambah penghasilan, program ini membantu mengurangi angka kemiskinan di desa.
- SDG 2: Tanpa Kelaparan: Budidaya lele juga bisa jadi sumber protein hewani yang terjangkau bagi masyarakat lokal.
- SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi: Program ini menciptakan lapangan kerja baru dan mendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat desa.
Jadi, gak cuma bikin warga panen cuan, tapi juga ikut mewujudkan cita-cita pembangunan global. Keren banget, kan? Ini menunjukkan bahwa perusahaan besar seperti PLN punya peran krusial dalam menciptakan dampak sosial yang positif dan berkelanjutan.
Ke depan, diharapkan program-program TJSL semacam ini bisa terus dikembangkan dan direplikasi di daerah lain. Dengan begitu, makin banyak desa yang berdaya, makin banyak masyarakat yang mandiri, dan Indonesia makin maju!
Disunting oleh: S. Reja
Terakhir disunting: Oktober 1, 2025














