Ngerinya! Truk Tangki Pertamina Terguling di Tol Kunciran, Macet Parah Belasan Jam, Evakuasi Sulit Banget!

Ifan R

Truk tangki Pertamina terguling di jalan tol, petugas berupaya evakuasi, menyebabkan kemacetan.
Truk tangki Pertamina terguling di Tol Kunciran-Jakarta, evakuasi berlangsung. Lalu lintas macet.

NEWS TNG– Sebuah insiden yang bikin geleng-geleng kepala terjadi di ruas Tol Kunciran – Jakarta KM 11. Sebuah truk tangki Pertamina, yang seharusnya lancar mengantar pasokan energi, malah terguling dan kini menjadi biang kerok kemacetan parah. Bayangkan, lebih dari 12 jam berlalu sejak kejadian, namun truk raksasa itu masih belum bisa dievakuasi.

Akibatnya, arus lalu lintas di sekitar lokasi langsung lumpuh total. Pengendara yang melintas di jalur tersebut harus ekstra sabar menghadapi antrean kendaraan yang mengular panjang, seolah tak ada ujungnya. Situasi ini tentu saja memicu frustrasi dan pertanyaan besar dari banyak pihak.

Kronologi Insiden yang Bikin Geger

Truk tangki yang diketahui mengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM) ini terguling diduga kuat karena sopirnya mengantuk. Konon, sang sopir mencoba menepi di bahu jalan, namun nahas, kendali lepas dan kendaraan berat itu pun oleng hingga akhirnya terbalik. Sebuah kelalaian kecil yang berujung pada kekacauan besar di jalan tol.

Beruntung, di tengah kekacauan ini, tidak ada korban jiwa yang melayang. Ini adalah kabar baik yang patut disyukuri, mengingat potensi bahaya yang sangat besar dari truk pengangkut BBM. Namun, posisi truk yang melintang di tengah rawa di pinggir tol justru menjadi masalah baru yang sangat pelik.

Macet Parah, Warga Kena Imbasnya

Kemacetan parah sudah terasa sejak subuh, seperti yang diungkapkan Tarmin, seorang warga sekitar yang ikut menonton kejadian. "Sudah dari subuh macet, belum dievakuasi masih mengalami kesulitan," ujarnya pada Sabtu pagi. Pernyataan ini menggambarkan betapa lamanya penanganan insiden ini.

Ribuan pengendara, mulai dari pekerja kantoran, pengantar logistik, hingga warga biasa yang hendak beraktivitas, harus menelan pil pahit. Mereka terjebak dalam antrean panjang yang tak bergerak, menghabiskan waktu berharga dan menguras kesabaran. Jadwal jadi berantakan, janji-janji terpaksa dibatalkan, semua gara-gara satu insiden ini.

Evakuasi Sulit, Kenapa Bisa Begitu?

Meskipun sudah belasan jam berlalu, proses evakuasi belum juga menunjukkan tanda-tanda kemajuan signifikan. Penyebab utamanya adalah posisi truk yang sangat sulit dijangkau. Terjebak di tengah rawa, membuat alat berat standar kesulitan untuk mendekat dan melakukan penarikan.

Medan yang berlumpur dan tidak stabil menjadi tantangan utama bagi tim evakuasi. Dibutuhkan alat berat khusus dengan kemampuan manuver di medan sulit, serta perencanaan yang matang agar proses penarikan bisa dilakukan tanpa memperparah kondisi truk atau menimbulkan risiko lain. Ini bukan sekadar menarik mobil mogok biasa, ini adalah operasi penyelamatan yang kompleks.

Bahaya Mengintai di Tengah Rawa

Selain kemacetan, potensi bahaya dari bahan bakar yang diangkut truk ini juga menjadi perhatian serius. Bahan bakar minyak adalah zat yang sangat mudah terbakar dan bisa menyebabkan ledakan jika tidak ditangani dengan hati-hati. Kehadiran petugas kepolisian dan pemadam kebakaran di lokasi bukan tanpa alasan.

Mereka bertugas mengamankan area, memastikan tidak ada percikan api atau potensi pemicu kebakaran lainnya. Namun, selama truk masih berada di sana dengan muatan BBM, risiko tetap ada. Warga sekitar pun mulai mempertanyakan lambannya respons dari otoritas terkait, mengingat potensi bahaya yang mengancam. "Gak habis fikir, ini kan bahaya banget," keluh salah satu warga yang ikut memantau.

Pertanyaan Publik dan Tanggung Jawab

Lambannya penanganan ini tentu saja memicu banyak pertanyaan dari publik. Mengapa evakuasi begitu sulit dan memakan waktu lama? Apakah koordinasi antarpihak terkait sudah berjalan optimal? Dan yang paling penting, siapa yang bertanggung jawab penuh atas insiden ini dan dampaknya?

Hingga berita ini diturunkan, pihak Pertamina sendiri belum memberikan keterangan resmi terkait peristiwa tersebut. Keheningan ini justru menambah spekulasi dan kekhawatiran di tengah masyarakat. Transparansi informasi sangat dibutuhkan agar publik memahami situasi dan langkah-langkah yang sedang diambil.

Pelajaran Berharga dari Kecelakaan Ini

Insiden truk tangki Pertamina yang terguling ini menjadi pengingat penting bagi kita semua. Pertama, tentang bahaya kelelahan saat berkendara, terutama bagi pengemudi kendaraan berat. Istirahat yang cukup adalah kunci keselamatan di jalan. Kedua, tentang kesiapan dan koordinasi dalam penanganan insiden besar di jalan tol.

Semoga saja, proses evakuasi bisa segera diselesaikan dan arus lalu lintas kembali normal. Lebih dari itu, insiden ini harus menjadi pelajaran berharga agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang. Keselamatan di jalan adalah tanggung jawab kita bersama, dari pengemudi hingga pengelola jalan dan pihak berwenang.

Disunting oleh: S. Reja

Terakhir disunting: September 28, 2025

Komentar Pembaca

pos terkait