Geger Lombok Barat! Wanita Hilang Ditemukan Dicor di Sumur, Tabir Asmara Gelap Terkuak?

Dyandra

Petugas membawa jenazah N ke Rumah Sakit Bhayangkara Mataram untuk diperiksa.
Jenazah N dibawa ke rumah sakit untuk autopsi lebih lanjut.

NEWS TNG– Warga Lombok Barat digegerkan dengan penemuan mengerikan: sesosok jenazah wanita berinisial N ditemukan dalam kondisi dicor dengan campuran semen dan pasir di dasar sebuah sumur. Lokasi penemuan yang mencengangkan ini berada di kawasan Perembun Asri, Kecamatan Labuapi, memicu kehebohan dan pertanyaan besar di tengah masyarakat.

Tim Kepolisian Resor (Polres) Lombok Barat segera bergerak cepat mengevakuasi jenazah tersebut. Proses evakuasi yang penuh kehati-hatian ini memerlukan upaya ekstra mengingat kondisi jenazah yang terbungkus material keras. Setelah berhasil diangkat, jenazah N langsung dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Mataram untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Misteri di Balik Dinding Semen

Kepala Satreskrim Polres Lombok Barat, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Lalu Eka Arya Madiwinata, menjelaskan bahwa langkah autopsi adalah kunci utama dalam mengungkap kasus ini. "Jenazah perempuan sudah kami bawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Mataram untuk selanjutnya dijadwalkan autopsi," ujarnya pada Sabtu (23/8/2025) lalu. Hasil autopsi akan menjadi petunjuk vital untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban.

"Semuanya, penyebab kematian nanti dianalisa dokter forensik," tambah AKP Eka. Ia menegaskan bahwa hasil autopsi ini nantinya akan disinkronkan dengan keterangan yang didapatkan dari terduga pelaku. Proses ini sangat krusial untuk membangun kronologi kejadian yang akurat dan memastikan keadilan.

Pelaku Ditangkap, Hubungan Asmara Diduga Jadi Pemicu

Tak butuh waktu lama bagi polisi untuk mengamankan seorang terduga pelaku. IM, pemilik rumah tempat jenazah N ditemukan dicor di sumur sedalam tiga meter, berhasil ditangkap aparat pada Sabtu dini hari, hanya sehari setelah penemuan jenazah. "Terduga pelaku dini hari tadi kami amankan, sekarang sudah di kantor (Mapolres Lombok Barat)," kata Eka.

Meskipun motif pasti masih dalam tahap penyelidikan mendalam, dugaan awal mengarah pada persoalan hubungan asmara. Informasi ini tentu saja menambah kompleksitas dan drama dalam kasus yang sudah sangat mengejutkan ini. Apakah ada cinta yang berujung tragis? Atau ada dendam yang terpendam?

"Jadi, kami belum bisa menduga-duga sebelum ada hasil autopsi forensik. Tetapi, informasi sementara motivasinya karena ada hubungan asmara," jelas AKP Eka. Ia juga menambahkan bahwa jenazah ditemukan utuh, tanpa ada tanda-tanda mutilasi, menghilangkan spekulasi lain yang mungkin muncul.

Penyelidikan Mendalam: Mencari Jejak dan Bukti

Polisi belum menemukan indikasi keterlibatan pihak lain dalam kasus ini. Namun, penyelidikan masih terus berjalan dan tidak menutup kemungkinan adanya perkembangan baru. "Sementara, (peran orang lain) belum ada, tidak menutup kemungkinan kita dalami lagi ya, karena masih dalam proses pemeriksaan semua ini," ucap Eka, menunjukkan keseriusan tim dalam mengungkap setiap detail.

Proses penyelidikan ini melibatkan berbagai tahapan. Polisi berencana melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) ulang bersama tim Inafis. Langkah ini bertujuan untuk mengumpulkan alat bukti tambahan yang mungkin terlewat atau memerlukan analisis lebih mendalam. "Nantinya kami akan lakukan olah TKP ulang, tim Inafis akan turun lagi untuk cek lokasi. Yang jelas, kasus ini kami proses sesuai dengan aturan yang berlaku," tegasnya.

Selain itu, tim penyidik juga menelusuri jejak digital korban. Barang bukti berupa percakapan terakhir korban melalui telepon seluler menjadi fokus utama. Informasi dari ponsel ini diharapkan bisa memberikan gambaran tentang aktivitas terakhir N dan siapa saja yang berkomunikasi dengannya sebelum menghilang.

"Semua akan kami cocokkan dengan barang bukti yang kami dapatkan sebagai alat bukti, seperti percakapan terakhir di handphone dan saksi-saksi yang lihat korban sebelum akhirnya hilang kontak dengan keluarga," terang Eka. Setiap potongan informasi, sekecil apapun, akan dianalisis untuk merangkai puzzle kasus ini.

Kisah Hilangnya N: Pesan Misterius yang Menyesatkan

Sebelum ditemukan dalam kondisi tragis, korban N dilaporkan hilang sejak tanggal 10 Agustus 2025. Keluarga sempat menerima pesan singkat dari nomor ponsel korban yang menyebutkan bahwa ia akan berangkat kerja ke luar negeri. Namun, pesan tersebut justru menimbulkan kecurigaan besar di kalangan keluarga.

Keluarga merasa ada yang janggal dengan gaya bahasa dan isi pesan tersebut, yang tidak seperti N biasanya. Kecurigaan ini mendorong mereka untuk melaporkan kehilangan N kepada pihak berwajib. Kini, dengan ditemukannya jenazah N dan penangkapan terduga pelaku, misteri di balik pesan singkat itu pun mulai terkuak.

Kasus ini menjadi pengingat pahit akan bahaya tersembunyi di balik hubungan personal dan betapa pentingnya kewaspadaan. Masyarakat Lombok Barat kini menanti kejelasan penuh dari pihak kepolisian, berharap keadilan segera ditegakkan untuk N dan keluarganya.

Disunting oleh: S. Reja

Terakhir disunting: September 27, 2025

Komentar Pembaca

pos terkait