
NEWS TANGERANG– Ratu (Rt.) Ida Riyana, seorang pengusaha sukses yang kini aktif dalam berbagai kegiatan sosial mendapatkan ilham setelah berziarah ke makam leluhurnya di Komplek Makam Raja-Raja Banten Garisul, Cigudeg, Jasinga.
“Selepas ziarah, aku berinteraksi dengan masyarakat sekitar. Ternyata, di sini sangat memperhatikan kearifan lokal. Makam keluarga raja-raja Banten dirawat secara swadaya. Ditambah muncul ide dari elemen masyarakat untuk meminta aku maju, terharu juga sih…”, kisahnya.
Rt. Ida menuturkan seruan masyarakat sekitar, “Hayu atuh Ibu Ratu maju. Bantu masyarakat di sini agar bisa kembali berdaya.”
Melalui koleganya, SikonSULTAN, Rt. Ida coba berdiskusi mengenai ide tersebut dan mendapat saran.
“Kemaren dipertemukan dan sempet jumpa dengan Bapak Budi Prajogo, Wakil Ketua DPRD Provinsi Banten. Alhamdulillah, beliau menyempatkan waktu dan Kita diskusi mengenai isu-isu masyarakat Banten dan sekitarnya.”, akunya.
Lalu, muncul ide untuk tandem sebagai wakil walikota Tangsel 2029. Ia menuturkan, “Aku baru tau kalau Garisul itu artinya Garis Rasulullah dari Pa Budi Prajogo. Jadi termotivasi juga, sih untuk terjun ke masyarakat. Kebetulan, aku sedang aktif bersama Pa Dik Dik Kusnadi dalam misi Yayasan Penggerak Indonesia Bersinar (YPIB) MENCEGAH dan MENYELAMATKAN bangsa Indonesia dari bahaya narkoba.”
Budi Prajogo yang juga telah empat kali terpilih menjadi anggota dewan di Provinsi Banten menambahkan, “Semoga Bu Ratu tergugah untuk ambil peran dalam memajukan masyarakat Banten. Aamiin.”
Diketahui bahwa Rt. Ida adalah keturunan dari Syekh Asnawi Al Bantani dan Ratu Rabiah, tokoh ulama yang berjasa dalam pergerakan masyarakat Banten melawan tirani VOC, sekaligus murid kesayangan Syekh Nawawi Al Bantani, ulama Nusantara yang juga menjadi ulama di Mekkah
Penulis: Santika Reja
Editor: Santika Reja
Terakhir disunting: Juli 12, 2025