NEWS TNG– Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tangerang Selatan telah merampungkan pendataan calon Keluarga Penerima Manfaat (KPM) untuk Bantuan Langsung Tunai Sektor Kesejahteraan (BLTS Kesra) tahun 2025. Total sementara, tercatat 66.629 jiwa yang masuk dalam daftar calon penerima.
Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos Tangsel, Yasir Arafat, menjelaskan data tersebut dihimpun secara merata dari tujuh kecamatan di wilayah Tangerang Selatan.
Yasir menegaskan bahwa program BLTS Kesra ini memiliki sasaran spesifik. Bantuan tersebut ditujukan khusus bagi masyarakat yang belum pernah menerima bantuan sosial (bansos) lain dari pemerintah.
“Program ini ditujukan bagi warga non-penerima bansos agar pemerataan kesejahteraan bisa lebih optimal,” kata Yasir, dilansir dari Tribun Tangerang, Sabtu (26/10/2025).
Menurut keterangannya, puluhan ribu calon KPM tersebut dipastikan bukan penerima program Sembako ataupun Program Keluarga Harapan (PKH).
Rincian Sebaran Calon KPM di Tangsel
Berdasarkan data Dinsos Tangsel, Kecamatan Pamulang menjadi wilayah dengan jumlah calon penerima manfaat terbanyak, yakni mencapai 14.523 jiwa.
Berikut adalah rincian lengkap sebaran calon KPM di tujuh kecamatan:
- Kecamatan Pamulang: 14.523 calon KPM
- Kecamatan Ciputat: 13.041 calon KPM
- Kecamatan Pondok Aren: 12.961 calon KPM
- Kecamatan Ciputat Timur: 7.704 calon KPM
- Kecamatan Serpong: 7.701 calon KPM
- Kecamatan Serpong Utara: 5.804 calon KPM
- Kecamatan Setu: 4.859 calon KPM
Siapa yang Berhak Menerima?
Meski Dinsos Tangsel telah mendata puluhan ribu calon KPM, penetapan akhir tetap mengacu pada kriteria nasional. Dikutip dari peraturan Kementerian Sosial, ada beberapa syarat utama agar bisa terdaftar sebagai penerima BLTS Kesra.
Prioritas utama adalah keluarga yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan termasuk kategori Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).
Selain itu, data keluarga harus sudah terverifikasi dan tervalidasi oleh pemerintah daerah. Kriteria penting lainnya adalah calon penerima dipastikan tidak sedang menerima bantuan sosial lain yang sejenis agar tidak terjadi tumpang tindih.
Cara Cek Status Penerima BLT Kesra
Bagi warga Tangsel yang ingin memastikan status kepesertaannya, pengecekan bisa dilakukan secara mandiri dan gratis melalui kanal resmi Kementerian Sosial (Kemensos).
1. Melalui Website Resmi
Pengecekan bisa dilakukan lewat browser di ponsel atau laptop dengan mengunjungi laman https://cekbansos.kemensos.go.id/.
Warga hanya perlu memasukkan data wilayah domisili lengkap sesuai KTP (provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa/kelurahan). Selanjutnya, masukkan nama lengkap sesuai KTP dan ketik kode verifikasi (captcha) yang muncul, lalu klik “Cari Data”.
2. Melalui Aplikasi Mobile
Cara kedua adalah menggunakan aplikasi mobile “Cek Bansos” yang resmi dari Kemensos RI. Aplikasi ini dapat diunduh di Google Play Store (Android) atau Apple App Store (iOS).
Setelah aplikasi terpasang, pilih menu “Cek Bansos”. Prosesnya serupa, yakni mengisi data wilayah dan nama lengkap sesuai KTP.
Jika nama terdaftar sebagai penerima, sistem akan menampilkan status kepesertaan dan jenis bantuan yang diterima. Jika tidak, akan muncul notifikasi “Data tidak ditemukan”.
Jadwal dan Mekanisme Penyaluran
Terkait jadwal, Yasir Arafat menyebut Dinsos Tangsel merencanakan penyaluran BLTS Kesra pada triwulan IV 2025.
“Dinsos Tangsel siap menyalurkan bantuan sesuai jadwal dan memastikan agar bantuan diterima tepat sasaran,” tutup Yasir.
Jadwal ini sejalan dengan pernyataan Seskab yang menyebut BLT Kesra periode tiga bulan akan dicairkan bertahap mulai akhir Oktober hingga November 2025.
Nantinya, penyaluran bantuan akan dilakukan melalui dua metode. Bagi KPM yang memiliki rekening bank Himbara (BRI, BNI, Mandiri, BTN), dana akan ditransfer langsung. Sementara bagi yang tidak memiliki rekening, bantuan dapat diambil secara tunai di Kantor Pos Indonesia terdekat dengan membawa KTP asli.
Disunting oleh: S. Reja
Terakhir disunting: Oktober 25, 2025














